Nama
: Ruhama R. Mataubenu
Nim
: 11010210052
Prodi
: Fisika
- Penduduk Afrika Utara terbagi kedalam 2 etnik yaitu suku berber (asli) dan suku Arab. Dari kedua etnik ini didapatkan bahwa suku Arab banyak menderita penyakit rhematik atau kandungan asam urat yang tinggi dalam darah.Data yang diperoleh diketahui bahwa suku berber sering mengkonsumsi infus sidagori (sida rhombofolia) yang tumbuh dipekarangan rumahnya. Diketahui bahwa infus ini dapat dipercaya meningkatkan stamina.Dari sini belum terjawab apakah sidogori ini mengurangi kandungan asam urat dalam darah. Maka dilakukan percobaan dengan menginduksi tikus galur wistar agar terjadi hiperurisemia dengan cara memberikan melinjo ( gnetum gnemon) secara oral.Setelah terjadi hiperurisemia maka diberikan infusan sidagori secara berulang, kemudian dilihat efeknya, yaitu kandungan asam urat dalam darah. Ternyata terbukti bahwa pemberian infusi sidagori menurunkan kandungan asam urat dalam darah.Pertanyaan :a. Bagaimana rumusan masalah penelitian ini?b. Bagaimana rumusan hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini?
c. Bagaimana eksperimen yang dilakukan ?d. Tuliskan data yang diperoleh dari eksperimen !e. Tuliskan kesimpulan yang diperoleh ! - Beberapa teori yang pernah diajukan untuk menjawab permasalahan asal-usul kehidupan, terangkan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :a. Teori Kreasi Khas (Special Creation):b. Teori Mantap :c. Teori kosmozoan :d. Teori Generatio Spontanae :e. Teori Abiogenesis :f. Teori Biogenesis :
- Terangkan dengan lengkap mengenai teori abiogenesis, siapa pencetus ide ini dan apa yang mereka lakukan untuk memperkuat teori ini?
- Ceritakan tentang teori biogenesis, mulai dari pendukung teori ini dan percobaan yang dilakukan !
- Mengapa evolusi organik berhasil menetapkan teori biogenesis ? Apa yang dibuktikan dari evolusi ini?
- Terangkan teori Evolusi menurut Ovarin, Harold Urey dan Stanley Miller !
Jawaban
:
- a_ Rumusan masalah penelitian adalah Mengapa penduduk Afrika khususnya suku Arab banyak menderita penyakit rhematik?b_ Rumusan hipotesisnya adalah kandungan asam urat dalam darah adalah penyakit rhematikc_Eksperimen yang dilakukan adalah menginduksi tikus galur wistar agar terjadi hiperurisemia dengan cara memberikan melinjo ( gnetum gnemon) secara oral.d_ Data yang diperoleh dari eksperimen adalah bahwa suku berber sering mengkonsumsi infus sidagori (sida rhombofolia) yang tumbuh dipekarangan rumahnya.e_Kesimpulannya adalah dengan adanya pemberian infusi sidagori maka dapat menurunkan kandungan asam urat dalam darah.
- a. Teori kreasi khas : Menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh suatu zat supranaturalb. Teori Mantap : menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal-usul (keadaan mantap)c. Teori Kosmozoan : menyatakan bahwa kehidupan berasal dari spora kehidupan yang datangnya dari luar angkasa.d. Teori Generatio Spontanea : menyatakan bahwa makhluk hidup tercipta secara mendadak (spontan).e. Teori Abiogenesis : menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup.f. Teori Biogenesis : menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya
- Teori abiogenesis menurut penganut paham abiogenesis, makhluk hidup tersebut terjadi begitu saja secara spontan. Itu sebabnya, teori abiogenesis ini disebut juga generation spontanea. Teori ini dikemukakan oleh Aristoteles. Tokoh lain pendukung teori ini adalah John Needham.John Needham (1700) seorang berkebangsaan Inggris. Dia melakukan percobaan dengan merebus sepotong daging dalam wadah selama beberapa menit (tidak sampai steril). Air rebusan daging disimpan dan ditutup dengan tutup botol dari gabus. Setelah beberapa hari, air kaldu menjadi keruh yang disebabkan oleh adanya mikroba. Needham mengambil kesimpulan bahwa mikroba berasal dari air kaldu. Jadi, menurut paham generation spontanea, semua kehidupan berasal dari benda tak hidup secara spontan, seperti:a) ikan dan katak berasal dari lumpurb) cacing berasal dari tanahc) belatung terbentuk dari daging yang membusukd) tikus berasal dari sekam dan kain kotor.
- Teori biogenesis Teori ini bertentangan dengan teori abiogenesis, karena menganggap bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada sebelumnya. ada tiga tokoh terkenal pendukung teori ini adalah Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur:) Francesco RediRedi merupakan orang pertama yang melakukan eksperimen untuk membantah teori abiogenesis. Dia melakukan percobaan dengan menggunakan bahan daging segar yang ditempatkan dalam labu dan diberi perlakuan tertentu.Labu I :diisi daging segar dan dibiarkan terbukaLabu II :diisi daging segar dan ditutup dengan kain kasaLabu III : diisi daging segar dan ditutup rapatKetiga labu diletakkan di tempat yang sama selama beberapa hari. Hasilnya adalah sebagai berikut:Labu I : dagingnya busuk, banyak terdapat belatungLabu II :dagingnya busuk, terdapat sedikit belatungLabu III :dagingnya busuk, tidak terdapat belatungMenurut Redi belatung yang terdapat pada daging berasal dari telur lalat. Labu ke III tidak terdapat belatung karena tertutup rapat sehingga lalat tidak bisa masuk. Sayangnya, meskipun tertutup rapat ternyata pada labu tersebut bisa muncul belatung. Ini disebabkan karena Redi tidak melakukan sterilisasi daging pada disain percobaannya.
- Karena teori ini menyatakan bahwa kehidupan tercipta melalui proses evolusi kimia dan evolusi biologi berdasarkan pada konsep biologi modern.
- Teori evolusi menurut ahli biokimia berkebangsaan Rusia (1894) A.l. Oparin adalah orang pertama yang mengemukakan bahwa evolusi zat-zat kimia telah terjadi jauh sebelum kehidupan ini ada.Menurut Teori Urey, konsep tersebut dapat di jabarkan atas 4 fase:Fase 1. Tersedianya molekul metan, ammonia, hidrogen dan uap air yang sangatbanyak di dalam atmosfer.Fase 2. Energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar – sinarkosmis merupakan energi pengikat dalam reaksi – reaksi molekul -molekulmetan, ammonia, hidrogen dan uap air.Fase 3. Terbentuknya zat hidup yang paling sederhanaFase 4. Zat hidup yang terbentuk berkembang denqan waktu berjuta - juta tahunmenjadi sejenis organism yang lebih kompleks.Stanley Miller, mahasiswa Urey di Chicago University, merancang alat yang digunakan untuk membuktikan hipotesis Urey. Ke dalam alat yang diciptakannya Miller memasukkan gas hidrogen, metana, amonia, dan air, kemudian dipanaskan selama seminggu sehingga gas-gas tersebut dapat bercampur di dalamnya. Sebagai pengganti energi listrik halilintar, ia mengaliri perangkat tersebut dengan loncatan listrik tegangan tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar